
Sejatinya, Situ Perigi pernah mengalami normalisasi. Bahkan beberapa kali sempat pula dilakukan aksi bersih-bersih sampah secara mandiri oleh masyarakat, polisi, TNI dan komunitas. Namun lagi-lagi, sampah tetap “menutupi” permukaan Situ Perigi.
"Dulu kita pernah ada bersih-bersih bareng di sini, tapi enggak lama setelah itu ya tetap penuh sama sampah lagi," ucap Riadi.

Untuk pengelolaan Situ Perigi, tentu harus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air di Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Namun tanggung jawab dalam pemeliharaan dan pengawasan, harusnya bisa dikendalikan Pemerintah Kota Tangsel melalui dinas terkait.
(Erha Aprili Ramadhoni)