Beberapa negara, antara lain China, Indonesia, Ethiopia, Turki, Brazil, Korea Selatan dan seluruh negara di Uni Eropa telah melarang atau menangguhkan terbang seluruh pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan maskapai penerbangan mereka.
Baca juga: Keluarga Siap Bantu Identifikasi Jenazah Harina Hafidz, WNI Korban Ethiopian Airlines
Namun, Amerika tetap mengoperasikan jenis pesawat ini, meskipun sebelumnya Presiden Trump telah mencuit bahwa pesawat penumpang modern itu telah menjadi “terlalu rumit.”
“Pesawat terbang kini menjadi terlalu rumit untuk terbang. Tidak lagi dibutuhkan pilot, melainkan hanya ilmuwan komputer dari MIT (Massachusetts Institute of Technology, red). Saya melihat hal ini terjadi pada banyak produk di sepanjang waktu. Selalu berupaya melangkah lebih baik tetapi tidak perlu, seringkali yang lebih tua dan sederhana justru lebih baik. Keputusan kedua adalah…” cuit Trump.
Ia melanjutkan dengan mengatakan “…dan kerumitan menimbulkan bahaya. Semua ini menimbulkan biaya yang besar tetapi hanya sedikit keuntungan. Saya tidak tahu bagaimana (sikap.red) Anda, tetapi saya tidak ingin Albert Einstein yang menjadi pilot saya. Saya ingin seorang penerbang profesional yang hebat yang dapat dengan mudah dan cepat mengendalikan pesawat!”
Baca juga: Imbas Pesawat Ethiopian Airlines Jatuh, Boeing Diminta Ubah Desain 737 Max 8