MANGUPURA – Berselang beberapa jam pasca-perampokan money changer BMC PT Bali Maspintjinra di Jalan Pratama Nomor 36 XY, Kelurahan Benoa, Kutsel, Bali, Selasa 19 Maret 2019, Tim Resmob Polresta Denpasar dan Satgas CTOC Polda Bali berhasil mengungkap pelakunya. Diduga pelakunya warga Rusia berjumlah tujuh orang.
Seperti dikutip dari Balipost, Rabu (20/3/2019), satu pelaku ditangkap hidup, dua dikabarkan tewas dan empat kabur. Pelakunya berinisial Igo (50), Vit (60), Alek (44), Oig (32), Ant (wanita) usia 34 tahun, Vla (47), Vas (44).
(Baca Juga: Money Changer di Bali Dirampok, Karyawan Dianiaya dan Uang Rp800 Juta Dibawa Kabur)

Empat pelaku kabur mengendarai mobil dan diduga membawa senjata laras panjang jenis SS1. Barang bukti yang diamankan di antaranya magazen senpi SS1, tujuh paspor, sangkur, obeng, jas hujan, sarung tangan, sepatu dan beberapa tas.
Hingga berita ini diturunkan pimpinan Polresta Denpasar dan Polda Bali belum bisa dikonfirmasi terkait penangkapan ini.
Sebelumnya, kasus perampokan money changer kembali terjadi di wilayah Kuta Selatan (Kutsel). Kali ini perampok menyasar money changer BMC PT. Bali Maspintjinra di Jalan Pratama Nomor 36 XY, Kelurahan Benoa, Kutsel, Selasa 19 Maret. Komplotan rampok tersebut mengikat tiga karyawan dan membawa kabur brankas berisi uang Rp800 juta dan uang asing senilai Rp100 juta.
(Baca Juga: YLKI Soroti Kasus Sopir Taksi Online Cabutan yang Rampok Penumpangnya)
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.