Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ternyata Ini Penyebab Banjir Parah di Sulawesi Selatan

Herman Amiruddin , Jurnalis-Rabu, 20 Maret 2019 |23:02 WIB
Ternyata Ini Penyebab Banjir Parah di Sulawesi Selatan
Korban banjir di Sulawesi Selatan dievakuasi dengan perahu karet (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

"Sejumlah DAS juga dalam kondisi yang sangat kritis. Mulai dari DAS Jeneberang sampai DAS Kelara," tuturnya.

Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) ini memberikan sejumlah masukan mitigasi. Di wilayah hulu DAS misalnya, menurutnya bisa dilakukan kegiatan mekanik/teknis dan vegetatif, rekayasa teknik berupa penambahan bangunan konservasi (embung), pembuatan terasering yakni mengendalikan aliran permukaan dan erosi.

"Bisa juga dibuat rorak untuk meresapkan air ke dalam tanah serta menampung sedimen dari bidang olah, membuat biopori, rehabilitasi riparian, serta sistem agroforestry-perhutanan sosial," katanya menguraikan.

Banjir

Sedangkan di wilayah tengah DAS, lanjutnya, mitigasi bisa dilakukan dengan bangunan konservasi seperti wilayah hulu DAS, perlu dibangun DAM konsolidasi, groundsill dan sand pocket khususnya Jeneberang, membuat tampungan banjir berupa waduk atau embung, normalisasi aliran Sungai Jeneberang dan pengerukan bendungan secara berkelanjutan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement