Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prof I Gde Pitana: Di Tangan Arief Yahya, Pariwisata Indonesia Semakin Maju

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Sabtu, 23 Maret 2019 |09:39 WIB
 Prof I Gde Pitana: Di Tangan Arief Yahya, Pariwisata Indonesia Semakin Maju
Foto: I Gde Pitana (Foto: Kemenpar)
A
A
A

Oleh karena itu, Pitana menilai apa yang dilakukan Arief Yahya saat ini sesuai dengan kebutuhan yang memang dibutuhkan pariwisata Indonesia. Pendekatan dan strateginya sangat tepat untuk kondisi pariwisata saat ini.

“Yang saya bicarakan pendekatan saat ini. Saat dimana dunia sudah semakin digital. Hal itu dimanfaatkan Pak Menteri. Bukan seperti pendekatan 20 tahun lalu. Pendekatan inilah yang paling baik dan saya merasa sangat menikmatinya dan cara itu sangat-sangat efektif. Karena kita semua tahu, wisatawan saat ini hampir lebih dari dari 70% berwisata menggunakan digital," katanya.

Memang masih ada 30% yang masih nyaman dengan cara lama, cara konvensional. Jadi kalau ada yang berpandangan “beda”, sulit move on ke digital, pasti diantara yang 30% itu.

Pitana juga menilai Arief Yahya sebagai sosok Menteri yang berani dalam mengambil keputusan dan sangat fokus dalam bekerja.

“Contohnya begini, Indonesia memiliki sekitar 222 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Tapi, kita di Kementerian Pariwisata fokus pada 10 destinasi prioritas. Masalah setuju atau tidak setuju pasti ada, tapi beliau tetap fokus pada pekerjaan. Buat saya, Pak Menteri adalah guru besar The Power of Focus. Mengutamakan yang utama adalah benar dan nyata. Daripada banyak tapi tak terurus. Saya datang bermodalkan akademisi, dan ini sudah saya kaji. Keputusan pak menteri sangat tepat dan benar," katanya.

Pitana mengaku sangat setuju langkah Menpar Arief Yahya dengan mempersepit penitikberatan pembangunan. Sebab, sebuah destinasi tidak bisa dibangun dalam setahun atau dua tahun. Pembangunan destinasi harus fokus, dan Pitana sangat gembira Menteri yang saat ini sebagai pimpinannya itu adalah manusia yang super fokus.

Hal serupa ditanamkan Arief Yahya dalam promosi pariwisata Indonesia di luar negeri. Menurutnya, dari sekitar 187 negara yang ada di seluruh dunia, tidak di semua negara promosi dilakukan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement