Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prof I Gde Pitana: Di Tangan Arief Yahya, Pariwisata Indonesia Semakin Maju

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Sabtu, 23 Maret 2019 |09:39 WIB
 Prof I Gde Pitana: Di Tangan Arief Yahya, Pariwisata Indonesia Semakin Maju
Foto: I Gde Pitana (Foto: Kemenpar)
A
A
A

“Pak Menteri sangat fokus. Keputusan untuk promosi di luar negeri efektif. Promosi kita fokuskan pada pasar utama kita di luar negeri. Karena kita membutuhkan impact positif dari promosi. Jadi bukan sembarangan promosi, ini lagi-lagi arahan dan ide pak Menteri Arief Yahya. Selama saya berkarir di pariwisata, inilah menteri yang punya banyak terobosan," tuturnya.

Hal ini juga berpengaruh terhadap brand pariwisata Indonesia. Apalagi, brand pariwisata Indonesia sudah tertinggal sangat jauh dari Thailand, Singapura, dan Malaysia, sebelum hadirnya Arief Yahya sebagai Menteri Pariwisata.

“Mengapa brand kita tertinggal, karena Thailand, Singapura, dan Malaysia, apa yang kita lakukan sekarang terhadap pariwisata, sudah dilakukan tiga negara itu sejak 10 tahun lalu. Kalau tidak dimulai, kita akan semakin jauh tertinggal. Dan pariwisata tidak seperti sekarang.

Komentar Pitana didasari, bahwa Pariwisata Indonesia melompat tajam dari ranking 70 pada tahun 2013 menjadi ranking 50 pada tahun 2015. Indeks daya saing Indonesia kembali melesat naik 8 peringkat ke peringkat 42 pada tahun 2017.

"Maka, lagi-lagi dengan memasang promosi digital di New York, di Paris di Jerman dan sebagainya memang harus dilakukan. Mau kapan lagi, bangsa kita sekarang berwibawa," katanya.

Ucapan Pitana bukan sembarang komentar. Reputasi itu dipotret oleh Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) 2017, yang dikeluarkan secara resmi oleh World Economic Forum (WEF) pada 6 April 2017 lalu. Menariknya, kinerja pariwisata Indonesia naik 8 level, di saat Malaysia turun 2 peringkat di posisi 26. Singapura juga turun 2 peringkat dan Thailand naik hanya 1 peringkat di papan 34. Pekerjaan besar justru berawal dari sini, berawal dari akhir.

Pitana juga mengomentari shadow management yang diterapkan Arief Yahya sebagai transformasi ilmu untuk para ASN.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement