BEKASI - Caleg Partai Perindo mengadakan giat sosialisasi sekaligus ngeliwetan bareng remaja masjid di Jalan Raya Mak Oben, Kampung Gamprit Madradah, Desa Sukakarya, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Caleg DPR RI nomor urut 2 Dapil Jabar VII (Kabupaten Bekasi, Karawang, Purwakarta), Denny Adin bersama caleg DPRD Provinsi Dapil Jabar IX, Ayun Sri Damayanti dan caleg DPRD Kabupaten Bekasi Dapil V nomor urut 6, Abdul Rozaq, melakukan dialog bersama puluhan remaja masjid yang hadir.
Baca Juga: Elektabilitas Perindo 4,7 Persen, Caleg Perindo Bakal Lebih Maksimal Berkampanye
Selain menyampaikan beberapa hal terkait program partai dan pencalegan, para caleg juga mendengar keluhan masyarakat yang selama ini belum diberikan solusinya oleh pemerintah daerah setempat.
"Jadi keluhan yang pertama berkaitan dengan pengairan sawah, dimana sawah warga tidak terairi yang seharusnya mereka bisa bertanam, produksinya lebih bagus. Yang kedua masalah tenaga kerja, yang mana banyak tamatan SMK itu tidak bekerja," kata Denny Adin di Bekasi, Senin (26/3/2019).
Ketum DPP Rescue Perindo itu menjelaskan, banyak lulusan SMK yang kesulitan mendapat pekerjaan sehingga membuat jumlah pengangguran di wilayah tersebut semakin meningkat.
"Di dekat situ kalau tidak salah ada pabrik baru ya, tapi tidak bisa mempekerjakan warga sekitar yang tamatan SMK. Ada pelatihan yang dibayar sekitar Rp1-2juta, tapi belum tentu kerja. Ada yang pakai sogokan mintanya Rp5juta, 6 bulan sudah berhenti. Nah itu yang terjadi," paparnya.
Menurutnya, sebagai daerah industri, Bekasi memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi, yang juga berbanding lurus dengan kebutuhan akan tenaga kerja. Namun ironisnya, banyak perusahaan yang cenderung memilih mempekerjakan warga dari luar daerah Bekasi.
"Jadi nanti kita akan coba perbaiki masalah pengairan dan pengangguran ini. Kalau masalah pengangguran tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan. Kita harus perlu memperbaiki dunia pendidikannya, yang kalau mau cepat harus bekerjasama dengan pabrik yang baru dibuka. Pada saat selesai SMK maka bisa kerja disitu," imbuhnya.
"Atau kita buat pelatihan kaya di Jepang. SMK itu penjurusannya sudah diarahkan misalnya bidangnya IT, komputer, dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang ingin mempekerjakannya. Kalau disini itu kan tidak ada pelatihan, langsung pelatihannya pada saat pendidikan, nah itu yang kita mau ubah, supaya anak-anak bisa cepat kerja gitu," kata dia.
Baca Juga: Gelar Bazar Murah di Surabaya, Hary Tanoe: Perindo Konsisten Bantu dan Bangun Masyarakat
Dengan adanya tandem dari ketiga caleg yang hadir di lokasi, Adin yakin akan lebih mempermudah untuk mengeksekusi masalah ini jika nanti terpilih menjadi anggota dewan.
"Masalah ini nantinya akan jadi salah satu program kita pada saat kita jadi dewan. Karena ini kebetulan calegnya satu tandem, akan lebih mudah untuk pelaksanaannya. Semoga Perindo bisa mewujudkan keinginan masyarakat," urainya.
Ditambahkan Ayun Sri Damayanti, peserta yang hadir di lokasi berasal dari ikatan remaja masjid di lebih dari 3 RT di Desa Sukakarya. Mereka sangat antusias menyambut kehadiran para caleg Perindo berikut program-programnya.
"Kita menjelaskan tentang apa saja program Partai Perindo selama Pileg berlangsung. Kita juga mendengarkan aspirasi masyarakat setempat terkait minimnya pengairan dan tingginya jumlah pengangguran," kata caleg nomor urut 1 itu.
Ayun menjelaskan, penanganan irigasi pertanian di desa tersebut sangat minim perhatian pihak-pihak terkait, sehingga berdampak terhadap panen beras yang hanya terjadi satu kali dalam setahun.
"Penanganan irigasi dalam pertanian itu merupakan hal yang penting. Masyarakat ingin kami dapat membantu mencarikan solusi terhadap masalah irigasi di desa tersebut khususnya, dan se Kabupaten Bekasi pada umumnya," ujarnya.
"Kami tidak ingin berjanji apa-apa, tetapi kami ingin memberikan bukti nyata, karena Perindo selama ini tidak pernah memberikan janji tapi bukti nyata dalam melayani masyarakat luas, melalui program-program partai dan pertanian yang dijalankan pula oleh Perindo," tutur Ayun.
Giat sosialisasi dan tatap muka pun ditutup dengan ngeliwetan bersama warga yang hadir malam itu.
"Mereka sangat senang, ada caleg yang mau turun tatap muka, ngobrol dan makan bersama mereka seperti itu," ucap dia.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.