'Kentut dan pergi'
Hingst, yang bermukim di Melbourne, mengklaim mantan koleganya itu sengaja mengentutinya.
Baca juga: Sebuah Desa di Ghana yang Larang Para Ibu untuk Melahirkan Karena Tabu
"Saya sedang duduk dengan wajah menghadap ke dinding dan dia masuk ke ruangan yang kecil dan tanpa jendela," papar Hingst kepada kantor berita Australian Associated Press (AAP).
"Dia kentut di belakang saya dan langsung pergi. Dia melakukan tindakan ini lima atau enam kali sehari."
Pada sidang tahun lalu, Short mengaku tidak ingat kentut di dekat Hingst, meski "mungkin pernah sekali atau dua kali".
Bagaimanapun, Short membantah buang angin "dengan niat untuk menyebabkan stres atau merundung" Hingst.