
Hary merasakan betul pentingnya pendidikan. Dia pun menceritakan masa-masa putus sekolah di SMA, lalu bangkit dan berhasil menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di Kanada dengan nilai cum laude serta mendapat beasiswa.
Lantas, pria yang hingga kini telah memberikan kuliah umum di 200 lebih perguruan tinggi se-Indonesia itu membangun usaha. Dari seorang karyawan yang tak lain dirinya sendiri, hingga sekarang memiliki 35 ribu lebih karyawan dengan 100 lebih perusahaan.
“Kalau dulu saya tidak lanjut sekolah, tidak mungkin saya di depan bapak, ibu, saudara sekalian. Jadi, saya ingin melihat adik-adik suatu saat punya kesempatan bisa masuk perguruan tinggi. Ini yang diperjuangkan Partai Perindo,” tegas Hary.
Karena itulah, dia terus menggerakkan seluruh unsur partai dan caleg untuk mengantarkan Partai Perindo menjadi tiga besar di Pemilu 2019. Dengan begitu, partai berlambang rajawali ini bisa memperjuangkan regulasi atau kebijakan yang mempercepat pendidikan tinggi secara masif. Misalnya, dengan memberikan pinjaman pendidikan tanpa bunga yang bisa dicicil setelah lulus kuliah dan sudah bekerja.