nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Sebut Kasus Audrey Penganiayaan Ringan, Tiga Pelaku Terancam 3 Tahun Penjara

Dina Prihatini, Jurnalis · Rabu 10 April 2019 21:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 10 340 2041782 polisi-sebut-kasus-audrey-penganiayaan-ringan-tiga-pelaku-terancam-3-tahun-penjara-sccn141DTQ.jpg Ilustrasi.

PONTIANAK - Tiga pelaku penganiayaan terhadap siswi SMP asal Kota Pontianak ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Pontianak.

Ketiga tersangka dikenakan Pasal 80 Ayat 1 UU Perlindungan Anak dengan ancaman tiga tahun enam bulan penjara.

"Karena ketiga tersangka masuk dalam kategori penganiayaan ringan, sesuai dengan hasil visum yang dikeluarkan hari ini oleh RS Mitra Medika," ungkap Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pontianak Kota, Kombes Pol M Anwar Nasir kepada wartawan, Rabu (10/4/2019) malam.

Menurutnya, Polresta Pontianak Kota menetapkan tiga orang tersangka yaitu FZ alias LL (17), TR alias AR (17) dan NB alias EC (17). Ketiga pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan, tetapi tidak secara bersamaan mengeroyok.

(Baca juga: Pelaku Penganiayaan: Kami Tak Pernah Mengeroyok dan Melukai Alat Vital Audrey)

"Dari kronologi yang dijelaskan korban, tidak ada terjadi pemukulan pada kelamin, dari keterangan yang disampaikan saksi juga tidak ada perlakuan penganiayaan terhadap kelamin korban," ujarnya.

Ilustrasi.

Ia kembali menjelaskan terkait jumlah saksi yang diperiksa, yaitu sembilan, meski pada saat terjadinya penganiayaan berjumlah dua belas orang.

"Saat ini sudah dilakukan olah TKP, dan atas arahan Dirkrimum Polda Kalbar akan dilakukan rekonstruksi sehingga ada penyesuaian. Untuk tahap awal akan digunakan pemeran pengganti karena kasus ini melibatkan anak-anak, perlakuan terhadap mereka juga akan hati hati," ujarnya.

Motif penganiayaan diduga karena pelaku sakit hati karena korban menyindir soal pacar dan mengungkit soal utang Rp500 ribu ibu pelaku, meski sudah dibayar.

"Kami akan terus berupaya menyelesaikan kasus ini hingga tuntas," ujar Kapolres.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini