nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korlantas Polri: Operasi Ketupat 2019 Dilaksanakan 30 Mei hingga 9 Juni

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 00:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 11 337 2042290 korlantas-polri-operasi-ketupat-2019-dilaksanakan-30-mei-hingga-9-juni-eznHqZYBCs.jpg

JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri rapat bersama melalui video confrence bersama seluruh jajaran Dirlantas wilayah dan mitra kerja instansi terkait guna kesiapan Korlantas Polri dan jajaran dalam Operasi Ketupat PAM arus mudik-balik Idul Fitri tahun 2019.

"Operasi Kepolisian bersandi Operasi Ketupat 2019 akan dilaksanakan selama 14-18 hari yang dimulai sejak tanggal 30 Mei - 9 Juni 2019," kata Refdi, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Refdi menjelaskan, rapat ini dilakukan setelah melihat adany keputusan bersama tiga menteri yakni Menteri Agama, Kemenaker, dan Kemen PAN tentang keputusan tanggal libur nasional dan cuti bersama terlebih pada hari raya Idul Fitri 2019, maka dari itu, Korlantas Polri telah memprediksikan tanggal krusial puncak arus mudik-balik 2019.

"Diprediksikan tanggal 30 Mei-2 Juni menjadi puncak arus mudik, sedangkan tanggal 8-9 Juni diprediksi menjadi puncak arus balik. Sedangkan arus lalu lintas paling krusial ada pada arus balik di tgl 9 Juni dikarenakan tgl 10-11 Juni masyarakat sudah kembali beraktivitas kerja. Sementara untuk arus mudik tidak teramat krusial dikarenakan para warga akan terpecah dalam tanggal keberangkatan," papar Refdi.

Dengan adanya hal itu, Refdi meminta pada jajaran untuk setiap minggu melakukan penggerakan kekuatan, dan melakukan evaluasi dari hasil gladi dari waktu ke waktu. Sehingga pada acara puncak nanti personel sudah tahu betul tindakan penanganan dari persoalan yang dihadapi terkait sejumlah kemungkinan, potensi kerawanan, cara penindakan, serta mengkomunikasikannya.

"Jika ini dilakukan evaluasi dan dikerjakan dengan baik serta bersama-sama, saya yakin pelaksanaan operasi Ketupat 2019 tahun ini lebih baik lagi." tutur Refdi.

Dalam video confrence yang diinisiasi langsung oleh Kakorlantas Polri, NTMC Korlantas Polri, Jakarta, turut pula dihadiri langsung oleh seluruh pejabat umum Korlantas Polri, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Ketua BPH Migas, Dirut PT. Jasa Marga Persero, Dirut PT. Jasa Raharja Persero, Dirut PT. Pertamina, Presdir Marga Mandala Sakti, Dirut PT. Lintas Marga Sedaya, Dirut PT. Jalur Lingkar Luar Jakarta, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kepala Badan Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Rest Area.

"Mari kita mempersiapkan diri dengan matang, tingkatkan keterpaduan antara instansi dan melepas ego sektoral, penanganan macet yang high responsif, melipat gandakan transportasi massal, penyebaran info mudik kepada masyarakat, infrastruktur transportasi darat yang bebas hambatan, ketersediaan rest area yang memadai, serta target PAM arus mudik dan balik tahun 2019 ini kelancaran dan keselamatan yang lebih baik dengan menurunnya angka kecelakaan." tutup Refdi.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini