nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Limpahkan 2 Berkas Tersangka Kasus Audrey

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 22:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 12 340 2042834 polisi-limpahkan-2-berkas-tersangka-kasus-audrey-MtNOoxmimf.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Kapolresta Pontianak Kombes Muhammad Anwar Nasir mengatakan, pihaknya telah melimpahkan dua berkas tersangka kasus penganiayaan siswi SMP Pontianak, Audrey ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak.

“Karena tidak ada titik temu pada upaya diversi pertama, maka perkara tetap dilanjutkan ke kejaksaan dengan dilimpahkan dua berkas perkara,” kata Anwar kepada wartawan, Jumat (12/4/2019).

Berdasarkan keterangan BAP, kejadian yang menimpa Audrey tersebut terjadi sekira pukul 14.30 WIB atau pada 29 Maret lalu, di dua tempat berbeda yakni di Jalan Sulawesi dan di Taman Akcaya, Jalan Sutan Syahrir.

Audrey kata Anwar, dijemput di rumahnya dan diantar ke rumah kakak sepupunya yaitu PP. Dari rumah PP, Audrey berboncengan dengan PP menggunakan sepeda motor dan diikuti oleh dua motor yang tidak dikenali korban.

 sd

Setelah sampai di TKP pertama, korban tiba-tiba dicegat dari arah belakang. Terduga pelaku EC kemudian menarik rambut korban sehingga korban terjatuh ke jalan. EC kemudian menendang pada punggung bagian belakang, lalu dibenturkan kepalanya ke aspal oleh EC.

“Korban langsung melarikan diri bersama PP menggunakan motor, namun kembali dicegat oleh TR dan LI di Taman Akcaya,” terangnya.

Kemudian di TKP kedua, lanjutnya, korban kembali dipiting dan dipukul pada bagian kepala oleh TR, dan disikut pada bagian perutnya, lalu pada bagian organ vitalnya ditekan-tekan dari luar celana korban oleh TR.

“Semua keterangan itu diceritakan korban. Korban juga mengaku ditendang oleh LI. Kemudian ditampar dengan sandal olehnya. Namun saat kejadian tersebut dilihat warga sekitar kemudian pelaku melarikan diri,” tambahnya.

Sementara pengakuan dari ketiga tersangka ungkapnya, berbeda dengan keterangan korban.

“Melalui keterangan para tersangka ini, tidak ada dilakukan penganiayaan terhadap alat vital korban, termasuk keterangan saksi PP, sepupu korban yang menyatakan tidak ada melihat itu, meskipun saat itu PP berjarak satu meter dari AB,” tuturnya.

Dalam kasus tersangka dikenakan Pasal 80 Ayat 1 UU Pelindungan Anak dengan ancaman pidana 3 tahun 6 bulan kategori penganiayaan ringan sesuai hasil visum yang dikeluarkan oleh Mitra Medika.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini