Tanggapan TKN soal Hacker Serang Kubu Prabowo-Sandiaga

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 15 April 2019 08:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 15 606 2043556 tanggapan-tkn-soal-hacker-serang-kubu-prabowo-sandiaga-D0jZpcINEk.jpg Hacker (Reuters)

JAKARTA - Kubu Prabowo-Sandi dianggap sudah kehabisan akal sehingga berpikir tidak sehat, dengan menjadikan diri mereka seolah-olah korban hacker. Sebut saja mulai dari Ferdinand Hutahean, Arief Poyuono, Dahlan Iskan dan yang terbaru adalah Said Didu yang mengaku akun sosial media-nya diretas oleh hacker.

"Apa benar demikian? Atau jangan-jangan mereka sendiri yang sengaja memposting chating, meme atau gambar yang bernada fitnah, hujat maupun ujaran kebencian lain-nya untuk kemudian mengaku seolah-olah akun-nya diretas oleh pihak lain," kata Jubir TKN Inas N Zubir, Minggu (14/4/2019).

 Baca juga: UAS Dukung Prabowo, PDIP: Ulama yang Berpihak ke Jokowi Juga Banyak

Menurutnya, jika akun mereka memang diretas oleh orang lain, berarti mereka bukanlah orang yang cermat dan tangguh, karena begitu mudah diakali oleh orang lain. Sehingga akun sosial media yang merupakan jati diri mereka sendiri saja, tidak mampu dijaga dengan baik.

"Lalu bagaimana mungkin Ferdinand Hutahean, Arief Poyu, Dahlan Iskan dan Said Didu seandainya diberi kepercayaan menjadi pejabat publik yang harus menjaga aset-aset negara? Sedangkan menjaga akun media sosial pribadi saja mereka tidak mampu," tuturnya.

 Baca juga: Menjemput Suara Ani Yudhoyono di Ruang Perawatan Rumah Sakit Singapura

Sebelumnya, akun Twitter mantan Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Said Didu diretas. Peretasan itu terjadi saat berlangsung debat kelima Pilpres 2019.

Said Didu menduga, peretasan akunnya dilakukan karena ada pihak yang ketakutan terkait cuitannya di Twitter. Dia mengaku geram dengan peretas yang mengambil alih akun twitternya.

 Baca juga: BPN Yakin Dukungan UAS Bisa Dorong Pemilih Galau Coblos Prabowo-Sandi

"Mulai membikin mention, tujuh mention yang menjelek-jelekan UAS (Ustaz Abdul Somad)," ujar Said Didu saat menggelar konferensi pers.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini