93 TPS di Jateng Sangat Rawan, Polisi Siapkan Pengamanan Ketat

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 01:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 15 606 2043947 93-tps-di-jateng-sangat-rawan-polisi-siapkan-pengamanan-ketat-u3bTKljLSr.jpg Ilustrasi Pengamanan Polisi (foto: Okezone)

SEMARANG - Sedikitnya 93 tempat pemungutan suara (TPS) dari 115.391 TPS di Provinsi Jawa Tengah masuk dalam kategori sangat rawan pada perhelatan Pemilu 2019. Polisi pun menyiapkan sistem pengamanan ketat dengan pengerahan personel tambahan.

"Sebanyak 170 personel polisi disiagakan untuk menjaga 93 TPS sangat rawan di Jateng. Sebarannya di wilayah hukum Polres-Polres ada 87 TPS, dan Banyumas enam TPS," ujar Biro Operasi Polda Jateng, AKP Bayu Marwanto, saat rapat koordinasi bersama di Kantor KPU Jateng di Semarang, Senin (15/4/2019).

Baca Juga: Jika Surat Suara Habis dan Pemilih Masih Antre, KPU: Silakan Nyoblos di TPS Sebelah 

Menurutnya, penentuan kategori sangat rawan berdasarkan berbagai parameter. Di antaranya dari lokasi TPS yang berada di kawasan rawan konflik, TPS berada di kawasan pernah terjadi konflik, dan lokasi TPS berada di kawasan terpencil sehingga juga terkategori sangat rawan.

"Di TPS yang masuk kategori sangat rawan ini akan dijaga dua anggota polisi. Selain itu juga dibantu dua petugas linmas," terangnya.

Sedangkan TPS yang masuk kategori rawan, lokasinya berada di basis pasangan calon tertentu sehingga perlu mendapat pehatian lebih. Dalam TPS kategori rawan ini, pihaknya akan menempatkan dua polisi, dibantu empat linmas mengawal dua TPS.

"Pada daerah tidak rawan, dikerahkan dua anggota polisi untuk menjaga lima hingga 14 titik TPS. Mereka dibantu dua anggota linmas. Itu klasifikasi-klasifikasi tingkat kerawanan dan pengamanannya di Jateng," jelas dia.

Polda Jateng mengerahkan 23.370 personel untuk mengamankan Pemilu 2019. Sebanyak 1.576 personel Polda Jateng dipindah ke sembilan Kabupaten se-Jawa Tengah di antaranya Kabupaten Cilacap, Grobogan, Brebes, Magelang, Batang, Pekalongan, Kendal, Pemalang, dan Wonogiri.

"Daerah-daerah tersebut merupakan kabupaten yang melakukan permohonan bantuan (personel) ke Polda Jateng," tuturnya.

Baca Juga: Kisah WNI Naik Kereta Api 13 Jam ke Moskow demi Ikut Pemilu 

Sementara itu, Staf Ahli Pangdam IV/Diponegoro Kolonel Tono menyatakan siap mengerahkan 14.150 personel pada Pemilu 2019 di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Aparat TNI itu turut membantu Polda Jateng dan Polda Yogyakarta mengamankan pesta demokrasi. Selain itu, pihaknya juga siap mengerahkan 4.580 anggota pasukan cadangan dan 53 orang kelompok pemandu.

"Satuan BKO sudah masuk ke Polda sejak 15 April sampai pencabutan perintah dari Pangdam. Mereka akan menjalankan tugas di bawah perintah Pangdam," ungkap Tono.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini