nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tetapkan Wabup Padang Lawas Utara Tersangka Politik Uang

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 14:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 16 337 2044181 polisi-tetapkan-wabup-padang-lawas-utara-tersangka-politik-uang-PWTmh0lJV6.jpg Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polri menetapkan Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Hariro Harahap sebagai tersangka kasus politik uang atau money politic. Diduga politik uang itu untuk memenangkan Caleg DPRD Paluta dari Partai Gerindra, Masdoripa Siregar.

"Iya, sudah ditetapkan tersangka, dan sudah proses sidik oleh Polres Tapanuli Selatan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (16/4/2019).

Masdoripa Siregar diketahui istri dari Hariro Harahap. Terungkapnya kasus politik uang dalam operasi tangkap tangan Tim Satuan Tugas (Satgas) Money Politic atau Politik Uang Polisi Resort Tapanuli Selatan, Sumatera Utara terhadap tim pemenangan Masdoripa.

(Baca Juga: Menko Polhukam Minta Kepala Daerah Ikut Awasi Pelaksanaan Pemilu 2019)

Masdoripa merupakan Caleg DPRD Kabupaten Paluta dari Partai Gerindra nomor urut 3 Daerah Pemilihan 1 (Kecamatan Padang Bolak dan Kecamatan Portibi). 

Menurut Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP A Alexander, dari penangkapan itu, diamankan empat orang laki-laki yang sedang menumpang mobil Toyota Kijang warna kuning dengan nomor polisi BK 1462 YG. Yakni, Sabaruddin Harahap (pengemudi), Mual Harahap, Fakim Imam Muda Harahap dan Rizal.

Ilustrasi

Dari mereka, kata Alexander, ditemukan amplop sebanyak 87 buah yang dalam amplop berisikan uang Rp200 ribu beserta 1 buah kartu nama atas nama Masdoripa Siregar dan 3 buah telefon seluler.

Saat dilakukan interogasi, didapat informasi amplop tersebut mereka peroleh dari seorang laki-laki yang dia ketahui bernama Fajar Harahap dari salah satu rumah yang beralamat di Jalan Sisingamangaraja, Lingkungan I Partimbakoan, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak.

“Pada pukul 02.50 WIB, tim bergerak menuju ke alamat dimaksud untuk melakukan pengembangan atas penangkapan dugaan money politic tersebut. Sesampainya di tempat dimaksud, berhasil diamankan sebanyak sepuluh orang laki-laki dewasa," ujarnya.

(Baca Juga: Desa Anti-Politik Uang di Sleman: 'Mulai Dari Tawaran Tenda, Kursi, yang Sayang Kalau Ditolak')

Mereka adalah Fajar Harahap, Ali Asman Siregar, Sutan Kumala Siregar, Khairul Afandi Siregar, Harianto Harahap, Muhammad Rifai Harahap, Hasanuddin Simbolon, Irfan Harahap, Mara Laut Siregar dan Hariro Harahap,” ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini