Calon Pemilih Dilaporkan Dilarang Mencoblos di Hong Kong, Ini Penjelasan Panwaslu dan PPLN

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 17:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 16 605 2044291 calon-pemilih-dilaporkan-dilarang-mencoblos-di-hong-kong-ini-penjelasan-panwaslu-dan-ppln-jxd1Zl48f0.jpg Ilustrasi.

HONG KONG – Pengawas pemilihan umum (Panwaslu) dan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Hong Kong memberikan klarifikasi Sehubungan dengan beredarnya pemberitaan, foto dan video terkait pelaksanaan pemungutan suara di Hong Kong pada 14 April 2019, di mana sekelompok orang memaksa menggunakan hak pilihnya setelah tempat pemungutan suara di Queen Elizabeth Stadium, Wan Chai ditutup.

Berdasarkan keterangan Panwaslu dan PPLN, pemungutan suara untuk wilayah Hong Kong dan Makau dimulai pada pukul 09.00 sampai 19.00 waktu setempat. Pihak Panwaslu dan PPLN Hong Kong dibantu dengan Tim dari Polri dan Tim Monitoring Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahkan melakukan penyisiran sebelum menutup pintu gedung pada pukul 19.00 untuk memastikan tidak ada lagi calon pemilih yang tertinggal.

“Sekitar pukul 19.15, seluruh calon pemilih sudah berada di dalam gedung. Maka ketua PPLN Hong Kong, Panwaslu LN Hong Kong, Tim Pengamanan Polri, Tim Monitoring KPU, didukung oleh Kepolisian Hong Kong, disaksikan Ketua Bawaslu, menutup pintu masuk gedung yang dijaga aparat keamanan gedung,” demikian disampaikan Panwaslu dan PPLN Hong Kong dalam keterangan tertulis yang diterima media.

Selanjutnya, seluruh calon pemilih yang sudah berada di dalam gedung menggunakan hak pilihnya sampai proses pemungutan suara selesai pukul 19.40 waktu setempat di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPS LN) 01-16. Namun kemudian muncul sekelompok massa yang memaksa masuk setelah waktu pemungutan suara berakhir.

“Setelah proses pemungutan suara selesai, sekira pukul 20.30, sekelompok massa (berjumlah sekira 20-an orang) memaksa masuk ke TPS 10 untuk melakukan pencoblosan. Sebagian orang dari sekelompok massa tersebut telah terlihat di dalam dan sekitar gedung sejak pagi hari,” jelas keterangan tersebut.

Menghadapi tuntutan massa tersebut, pihak PPLN dan Panwaslu Hong Kong sepakat untuk tidak mengizinkan mereka untuk mencoblos.

“Informasi terkait PPLN dan Panwaslu LN Hong Kong melarang calon pemilih masuk untuk mencoblos adalah TIDAK BENAR.”

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini