Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

AS Bersihkan Lokasi Gudang Agen Oranye di Vietnam

Agregasi VOA , Jurnalis-Senin, 22 April 2019 |09:29 WIB
AS Bersihkan Lokasi Gudang Agen Oranye di Vietnam
Agen Oranye (VoA)
A
A
A

VIETNAM - Amerika telah memulai operasi pembersihan sebuah pangkalan udara di Vietnam yang pada Perang Vietnam digunakan untuk menyimpan bahan kimia yang sangat berbahaya, yang dikenal sebagai “agen oranye.”

Peluncuran proyek pembersihan bernilai 183 juta dolar di bandara Bien Hoa di luar kota Ho Chi Minh hari Sabtu 20 April 2019 dilakukan lebih dari 40 tahun setelah berakhirnya Perang Vietnam. Bien Hoa adalah salah satu lokasi penyimpanan bahan kimia beracun itu.

 Baca juga: Guru di Vietnam Rela Jalan Kaki 100 Kilometer Demi Nonton KTT Trump dan Kim Jong-un

Amerika menyemprotkan lebih dari 80 juta liter “agen oranye” di Vietnam Selatan antara tahun 1962 – 1971 untuk memaksa gerilyawan komunis keluar dari hutan.

Bahan kimia beracun “agen oranye” yang disimpan di Bien Hoa, diyakini telah meresap ke dalam tanah, sedimen dan sungai di sekitarnya.

 Baca juga: Trump dan Kim Jong-un Gagal Capai Kesepakatan di KTT Hanoi

“Agen oranye” ini mengandung dioxin dan dikaitkan dengan meningkatkan jumlah penderita kanker dan cacat lahir lintas generasi di Vietnam.

Amerika menyelesaikan operasi pembersihan serupa di bandara Danang yang menelan lebih dari 110 juta dolar.

Jumlah racun di Bien Hoa empat kali lebih tinggi dibanding yang dibersihkan di Danang.

Baik pemerintah Amerika maupun produsen “agen oranye” tidak pernah mengaku bertanggung jawab. Mereka juga tidak menawarkan kompensasi apapun kepada warga Vietnam yang terkena dampak bahan beracun ini. Sebaliknya, sejak tahun 1991 veteran militer Amerika yang terkena paparan “agen oranye’’ telah diberi kompensasi.

(Fakhri Rezy)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement