nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Aktivitas Warga di Blok C Pasar Tanah Abang Pasca-Kebakaran

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 22 April 2019 12:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 22 338 2046387 begini-aktivitas-warga-di-blok-c-pasar-tanah-abang-pasca-kebakaran-tkSpwcpKDP.jpg Aktivitas di sekitar Blok C Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pasca-kebakaran (Fadel/Okezone)

JAKARTA - Kebakaran melanda beberapa kios di lantai tiga Blok C Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019) pagi. Setelah api berhasil dipadamkan, aktivitas di pusat perbelanjaan tersebut kini kembali normal. Transaksi antara pembeli dan penjual berjalan seperti biasa.

Pantauan Okezone, aktivitas di lantai tiga Blok C Pasar Tanah Abang tetap ramai dengan aktivitas jual beli. Hanya beberapa kios terdampak kebakaran yang dipasang garis polisi, sedangkan yang lain tetap buka seperti biasa.

Di luar Blok C Pasar Tanah Abang aktivitas masyarakat juga kembali normal. Pembeli dan penjual berlalu lalang di kawasan tersebut. Aktivitas bongkar muat barang pun terus berlangsung.

 

Aliran listrik di kawasan Blok C belum menyala pasca-kebakaran, namun di bagian dalam masih diterangi oleh cahaya matahari yang masuk lewat jendela.

Listrik belum dinyalakan untuk mencegah terjadinya arus pendek atau korsleting. Kebakaran pagi tadi diduga karena korsleting listrik.

"Ini Listrik belum bisa dinyalain. Arahan dari kepolisian dan pemadam kekabaran seperti itu," kata Roni, salah satu pedagang di Blok C.

Roni mengaku bisa menyelamatkan barang dagangannya yang mayoritas berbahan garmen saat kebakaran. Kebetulan dalam tokonya selalu ada pegawai yang menginap.

"Kain-kain bisa diselamatkan. Kita punya dua pegawai yang memang biasa tidur di toko," katanya.

 

Ia mengatakan, dirinya belum bisa menghitung kerugian yang ditaksir akibat peristiwa kebakaran tadi pagi. Karena, menurutnya, dampak yang menimpa dirinya tak terlalu besar, sehingga ia memilih untuk melanjutkan berdagang.

"Belum tahu berapa kerugiannya. Ini manfaatin waktu untuk berdagang dulu," ujarnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini