Tiga Petugas KPPS di Banten Gugur saat Bertugas, Belasan Jatuh Sakit

Rasyid Ridho , Jurnalis · Senin 22 April 2019 01:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 22 606 2046228 tiga-petugas-kpps-di-banten-gugur-saat-bertugas-belasan-jatuh-sakit-LCCCPFtWLW.jpg Ilustrasi karangan bunga dukacita. (Foto: Okezone)

SERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten mencatat ada tiga petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di "Tanah Para Jawara" gugur saat menjalankan tugas.

"Ada tiga petugas KPPS di Banten yang meninggal dunia," kata Komisioner KPU Banten Eka Setialaksmana, Minggu 21 April 2019.

Ketiga petugas KPPS di Banten yang gugur dalam tugas adalah Anis Gunawan, petugas Linmas KPPS 4 Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Kedua, Hanafi, ketua KPPS 40 Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel. Ketiga, Jumri, petugas KPPS 19, Kampung Pasir Awi, Desa Sukaraja, Kecamatan Warung Gunung, Kabupaten Lebak.

(Baca juga: Perwira Polres Tana Toraja Meninggal Akibat Kecelakaan dalam Pengamanan Pemilu)

Penyebab gugurnya para pejuang demokrasi itu diduga karena kelelahan. Sebab, proses penghitungan suara selesai hingga dini hari, bahkan di TPS 40 Tangsel sampai pukul 12.00 WIB pada Kamis 18 April 2019.

"Mendapatkan laporan itu, kita menyampaikan turut berdukacita, dan kebijakan terkait uang duka atau kompensasi untuk keluarga yang ditinggalkan menunggu keputusan dari KPU RI," ujar Eka.

Ilustrasi jenazah. (Foto: Shutterstock)

Adapun para petugas yang jatuh sakit ketika menjalankan tugas Pemilihan Umum 2019 adalah:

1. Abdul Wahid, petugas TPS 9 Sesa Sindang Mandi, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.

2.Emi Suhaemi, sekertaris PPS Desa Sindang Mandi, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.

3. Asep Sopiyana, ketua PPS Desa Sukasari, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang.

4. Amanurdin, ketua KPPS 7 Kampung Pabuaran, Desa Cikande, Kecamatan Cikande.

5. Mustanafah, petugas TPS 08 Desa Pamengkang, Kecamatan Kramawatu, Kabupaten Serang.

(Baca juga: Duka Mendagri untuk Pejuang Demokrasi yang Gugur dan Sakit dalam Pemilu)

6. Entum Mahtumah, petugas TPS 8 Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang.

7. Sukroni, petugas TPS 11 Desa Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang.

8. Pendi, petugas TPA 18 Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

9. Anis Puad, petugas TPS 1 Desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa.

10. Sri Wahyuni, petugas TPS 3, Desa, Cilayang, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

11. Maesaroh, petugas TPA 8 Desa Sasahan, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini