Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Chef Terkenal Sri Lanka Jadi Korban Bom usai Foto Selfie Bersama Keluarga

ABC News , Jurnalis-Selasa, 23 April 2019 |09:17 WIB
Chef Terkenal Sri Lanka Jadi Korban Bom usai Foto Selfie Bersama Keluarga
Selfie terakhir yang diposting (ABC)
A
A
A

JAKARTA - Chef selebriti Sri Lanka yang dilaporkan terbunuh dalam serangan bom Paskah hari Minggu 21 April 2019 terlihat menikmati sarapan di Hotel Shangri-La setempat beberapa menit sebelum bom menghancurkan tempat makan di sana.

Shantha Mayadunne, seorang chef dan bintang televisi terkenal, terlihat dalam sebuah foto yang diunggah ke Facebook oleh putrinya, Nisanga, sebelum jam 9:00 pagi hari Minggu (21/4/2019), di samping tulisan: "Sarapan Paskah bersama keluarga"

 Baca juga: Bom Sri Lanka: Diduga Dilakukan atas Bantuan Jaringan Internasional

Beberapa menit kemudian, bom bunuh diri menghancurkan hotel mewah di Kolombo itu - salah satu dari delapan ledakan yang merenggut nyawa hampir 300 orang.

Chef veteran dan putrinya itu termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan bom, menurut media Sri Lanka, Hiru News.

Ribuan bela sungkawa mengalir di media sosial setelah ledakan itu. Teman-teman dan penggemar Mayadunne yang "patah hati" menyampaikan duka cita mereka.

 https://www.abc.net.au/cm/rimage/11036086-3x2-large.jpg?v=2

"Nisanga, kamu menikmati makanan terakhirmu dengan Amma (ibu), keluarga, dan temanmu," tulis seorang netizen.

 Baca juga: Sri Lanka Berlakukan Keadaan Darurat

"Semoga kamu dan Amma (ibu)-mu beristirahat dalam kedamaian abadi."

Shantha Mayadunne adalah salah satu chef televisi paling populer di negara itu, menerbitkan dua buku dan mengadakan kelas memasak dan lokakarya.

Menurut situsnya, ia adalah chef pertama yang memiliki acara memasak televisi siaran langsung di Sri Lanka.

Radha Fonseca, seorang teman Nisanga, mengatakan kepada Gulf News bahwa ia "sangat terkejut" oleh serangan itu.

 Baca juga: Soal Bom Sri Lanka, Anies: Tunjukkan Getarannya Tak Hancurkan Jiwa dan Semangat Bangsa

"Nisanga adalah gadis yang sangat populer di kampus," katanya.

"Selain fakta bahwa ia pintar dan cerdas, ibunya Shantha Mayadunne, seorang chef terkenal, membuatnya lebih populer di kampus."

"Dia adalah chef yang sangat dihormati dan inspirasional untuk orang-orang Sri Lanka."

Menurut keterangan polisi setempat pada hari Senin (22/4/2019), korban tewas dari serangan terhadap gereja dan hotel mewah di seluruh negara itu telah meningkat secara signifikan menjadi 290, dengan sekitar 500 orang terluka.

Pihak berwenang Sri Lanka sejak saat itu mengonfirmasi bahwa mereka telah memiliki "informasi sebelumnya" tentang serangan yang terjadi terhadap gereja-gereja, hingga 10 hari sebelum pemboman.

(Fakhri Rezy)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement