"Itu adalah sel teror tunggal yang dioperasikan oleh satu keluarga," kata penyidik. “Mereka punya dana dan motivasi. Mereka mengoperasikan sel dan diyakini memengaruhi keluarga besar mereka.”
Baca: Momen Pasukan Khusus Sri Lanka Meledakkan Bom Mobil
Baca: Salah Seorang Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Telah Diidentifikasi
Polisi telah mengumpulkan informasi bahwa pelaku telah meradikalisasi keluarga dekatnya.
"Sepertinya mereka terinspirasi oleh kelompok-kelompok teroris asing, tetapi sampai sejauh mana mereka memiliki hubungan langsung masih belum jelas," kata polisi.

Ayah kedua pelaku, Yoonus Ibrahim adalah seorang pengusaha ekspor rempah-rempah yang berpusat di Kolombo.
Penyidik menyampaikan bahwa kedua pelaku anggota utama kelompok Jamaah Thowheeth Nasional (NTJ) Islamis—kelompok yang dianggap pemerintah Sri Lanka bertanggung jawab atas rangkaian bom di negara itu.
Namun belakangan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.