25 Petugas Pemilu di Jateng Meninggal Dunia, 5 Wanita Keguguran

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 05:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 24 606 2047224 25-petugas-pemilu-di-jateng-meninggal-dunia-5-wanita-keguguran-60kh2fOte3.jpg Ilustrasi (Ist)

SEMARANG – Sebanyak 25 petugas Pemilu 2019 di Jawa Tengah meninggal dunia dan 97 petugas lainnya menderita sakit. Penyebab kematian kebanyakan akibat kelelahan setelah sibuk melaksanakan proses pemilihan.

"Yang meninggal ada 25 orang. Makin bertambah banyak karena sakit yang opname ada beberapa meninggal," ujar Komisioner KPU Jateng, Ikhwanudin, Selasa (23/4/2019).

Sebelumnya disebutkan hanya terdapat delapan petugas Pemilu yang meninggal dunia saat menyiapkan perhelatan pesta demokrasi. Namun, berdasarkan data di lapangan jumlah tersebut kian bertambah.

Dia juga menyebut, lima perempuan petugas Pemilu juga terpaksa kehilangan bayi yang dikandung karena keguguran. Padahal, sebelumnya hanya ada dua wanita hamil yang keguguran akibat kelelahan.

ilustrasi

"Ini semua ada Linmas, PPS, PPK, semua penyelenggara. Data per hari ini yang keguguran ada lima orang. Jadi dia (petugas perempuan) posisi hamil, terus keguguran, pendarahan," ujarnya.


Baca Juga : Bawaslu Catat 33 Pengawas Pemilu Meninggal saat Bertugas

Menurutnya, petugas-petugas Pemilu yang terkena musibah tersebar di kabupaten/kota di Jawa Tengah. Di antaranya Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, Kota Semarang, dan Kota Pekalongan.


Baca Juga : Menkeu Isyaratkan Bakal Kucurkan Anggaran untuk Santunan Petugas KPPS

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini