Masyarakat Diminta Hormati Tahapan Penghitungan Suara & Percaya Penyelenggara Pemilu

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 19:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 24 606 2047627 masyarakat-diminta-hormati-tahapan-penghitungan-suara-percaya-penyelenggara-pemilu-H6RFGJMOii.jpg ilustrasi

JAKARTA - Masyarakat diimbau tetap tenang, memelihara perdamaian, sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sambil menunggu hasil resmi penghitungan suara manual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pengamat Politik UIN Jakarta, Bakir Ihsan meminta semua pihak untuk memercayai kinerja jajaran KPU dalam menyelesaikan penghitungan suara Pemilu 2019. Sebab, kata dia, KPU merupakan lembaga yang ditunjuk sebagai wasit dalam pesta demokrasi di Indonesia.

"Kita harus hormati proses yang sudah dan sedang berjalan. Percayakan lembaga penyelenggara pemilu bekerja menyelesaikan tugasnya dan menetapkan hasil pemilu," kata Bakir dalam keterangan tertulis, Rabu (24/4/2019).

Bakir meminta semua pihak tidak melakukan tindakan yang malah mengacaukan kerja KPU. Menurut dia, bila masyarakat menemukan indikasi adanya dugaan kecurangan, lebih baik melaporkan ke Bawaslu dan Dewan Kehormatam Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Ilustrasi proses pemungutan suara

(Baca Juga: KPU Salah Input Data C1, Prabowo-Sandi Kalah di TPS Basis Pendukungnya)

Selain itu, kata dia, dirinya juga tak setuju dengan adanya upaya dari beberapa pihak yang ingin memprotes hasil pemilu, dengan cara-cara yang inkonstitusional. Pendukung capres 01 maupun 02 harus bersabar menunggu hasil penghitungan manual yang dilakukan KPU.

"Hilangkan sekat-sekat perbedaan politik, kita percayakan kepada KPU untuk menuntaskan kerjanya. Dan jika ada upaya inskonstitusional atas kerja KPU sama saja mengkhianati aturan main yang telah disepakati bersama," kata Bakir.

Sekadar informasi, berdasarkan data pada alamat situs pemilu2019.kpu.go.id hingga pukul 17.45 WIB, Rabu (24/4/2019), suara yang masuk berasal dari 242.075 TPS, dari total 813.350 TPS.

Hasilnya, Jokowi-Ma'ruf Amin meraup 25.399.122 suara atau 55,81% persen. Sementara paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memeroleh 20.109.419 suara atau 44,19%.

Untuk diketahui, KPU telah menyatakan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) atau Real Count KPU tidak akan memengaruhi penetapan hasil Pemilu Serentak 2019 karena rekapitulasi resmi tetap dilakukan secara manual.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini