Petugas KPPS di Depok Kembali Meninggal, Total Empat Orang

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 07 Mei 2019 08:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 07 606 2052386 petugas-kpps-di-depok-kembali-meninggal-total-empat-orang-jpap5qwwkd.jpg Ilustrasi karangan bunga dukacita. (Foto: Okezone)

DEPOK – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok Nana Shobarna mengatakan hingga kini petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di sana yang meninggal dunia sebanyak empat orang.

Terakhir ada dua petugas yang meninggal dunia. Mereka adalah Arin, anggota KPPS TPS 10 Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo; dan Muhammad Rosidi, anggota KPPS TPS 113 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.

"Kami kembali kehilangan dua petugas KPPS yang meninggal. Mereka kelelahan. Totalnya sudah ada empat petugas KPPS yang meninggal dunia," kata Nana, Selasa (7/5/2019).

(Baca juga: Petugas KPPS Meninggal Dunia Bertambah Jadi 25 Orang di Sumsel)

Sebelumnya ada dua petugas KPPS yang meninggal dunia yakni Niman Muslim, petugas KPPS TPS 15 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan; dan Ahmad Fauzi, petugas KPPS TPS 65 Kelurahan/Kecamatan Cipayung.

Ilustrasi pemilihan umum. (Foto: Timotius/Antaranews)

Nana melanjutkan, bagi seluruh "pahlawan demokrasi" yang gugur dalam Pemilu Serentak 2019 akan mendapat santunan dari KPU RI dan Pemerintah Kota Depok.

"Sudah direspons, tapi yang minta dari ahli waris. KPU pusat akan memberikan santunan, tapi sedang dibahas mekanisme juknas-juknis, dan Kementerian Keuangan menyetujui. Termasuk juga anggota yang sakit," ujar Nana.

(Baca juga: Sudah 117 Petugas Pemilu di Riau Sakit dan Meninggal)

Sebelumnya Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, menyatakan bakal memberikan bantuan kepada anggota KPPS yang meninggal dunia ketika melaksanakan tugas terkait Pemilu Serentak 2019.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini