Pleno KPUD Empat Lawang Ricuh, Petugas Dilempari Batu

Melly Puspita, Jurnalis · Rabu 08 Mei 2019 04:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 08 606 2052836 pleno-kpud-empat-lawang-ricuh-petugas-dilempari-batu-LVYeDk2Se4.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

PALEMBANG - Rapat pleno rekapitulasi suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Empat Lawang ricuh. Hal tersebut dipicu oleh hasil rapat pleno yang dinilai tidak sesuai dengan hasil C1 perolehan suara pemilihan legislatif.

Kejadian tersebut berawal dari banyaknya interupsi calon anggota legislatif Partai Nasdem dan Golkar saat rapat rekapitulasi yang memakai ruang DPRD Kabupaten Empat Lawang, Selasa 7 Mei 2019.

Lantaran dinilai banyak perbedaan dan pihak KPU enggan membuka hasil C1 Pleno dengan alasan ada tahapan selanjutnya. Keributan tak terelakan setelah caleg yang bersangkutan mengebrak meja, massa yang berada di luar gedung kemudian memaksa masuk dengan mendorong pagar.

(Baca Juga: Pingsan saat Pleno, Ketua KPUD Bekasi Dilarikan ke Rumah Sakit

Ilustrasi

Aksi saling dorong antara petugas keamanan dan massa pun tak terelakan. Situasi semakin memanas saat massa mulai melempar batu ke arah petugas. Polisi yang berkata di lokasi pun terpaksa melepaskan gas air mata.

"Keributan di dalam ruangan akhirnya berdampak pada mulai parahnya massa pendukung di luar ruangan. Mereka mendobrak pagar tapi dihalau petugas dan melepaskan tembakan peringatan. Massa mulai melempar batu ke arah petugas," kata Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi Karyanto.

Kerusuhan tersebut berlangsung sekitar 20 menit. Namun, kata Kapolres, setelah berkoordinasi dengan caleg dan perwakilan partai, massa pun tenang dan membubarkan diri hingga situasi kondusif.

"Tidak ada korban luka dari petugas maupun massa," ujar Kapolres.

(Baca Juga: Caleg PKS Suap Penyelenggara Pemilu, Proses Rekapitulasi Suara Minta Dihentikan)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini