Masih Kritis, Kasatreskrim Polres Wonogiri Akan Dipindahkan ke RS Singapura

Agregasi Solopos, · Sabtu 11 Mei 2019 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 11 512 2054472 masih-kritis-kasatreskrim-polres-wonogiri-akan-dipindahkan-ke-rs-singapura-FawPOEdA0g.jpg Teman dan Kerabat Menjenguk Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani yang Dirawat di RS Oen Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah (foto: Indah Septiyaning W/Solopos)

SUKOHARJO - Kondisi Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani masih koma akibat luka parah di kepala akibat jadi korban perseteruan perguruan pencak silat. Keluarga berencana memindahkan AKP Aditia ke rumah sakit di Singapura.

AKP Aditia menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang saat berusaha menghalau massa konvoi anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di kawasan Sudimoro, Sidoharjo, Wonogiri, Rabu 8 Mei 2019 malam. Kini dia dirawat di ruang ICU Rumah Sakit (RS) dr. Oen Solo Baru, Sukoharjo.

Baca Juga: Kronologi Pengeroyokan Kasatreskrim Polres Wonogiri saat Amankan Tawuran Warga

Pantauan Solopos, Jumat 10 Mei 2019, teman-teman dan kerabat terus berdatangan untuk menjenguk mantan Kapolsek Pasar Kliwon Solo itu. Sang istri, Dewi, setia menunggui suaminya yang masih koma.

 

"Sekarang masih dalam observasi tim medis di sini. Termasuk rencana pemindahan ke rumah sakit di Singapura. Mohon doanya saja," kata Dewi saat berbincang dengan Solopos.com di RS dr. Oen Solo Baru, Jumat.

Baca Juga: Jadi Korban Perseteruan Perguruan Pencak Silat, Kasatreskrim Polres Wonogiri Masih Kritis 

AKP Aditia dikeroyok sekelompok orang saat berupaya menghalau massa anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) supaya tidak bentrok dengan Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo (SH Winongo) di kawasan Sudimoro, Sidoharjo, Wonogiri, Rabu malam hingga Kamis 9 Mei 2019 dini hari.

Saat kejadian, Aditia mengenakan pakaian sipil dan terpisah dari rekan-rekannya. Sementara itu, selain mengakibatkan Aditia terluka, konvoi massa perguruan silat itu juga mengakibatkan lima rumah di Ngadirojo, Wonogiri, yang dilewati konvoi rusak. Sejumlah warga Ngadirojo juga dipukuli.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini