Rapat Pleno Ditutup, KPU Jateng Sampaikan Duka 97 Petugas Meninggal

Taufik Budi, Jurnalis · Minggu 12 Mei 2019 14:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 12 606 2054683 rapat-pleno-ditutup-kpu-jateng-sampaikan-duka-97-petugas-meninggal-TdVuaEIVBr.jpg

SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menyampaikan duka cita atas meninggalnya puluhan pahlawan demokrasi selama pelaksanaan Pemilu 2019. Sedikitnya terdapat 97 petugas Pemilu di Jateng yang mengembuskan napas terakhir demi kesuksekan proses demokrasi.

"Pemilu ini kami dedikasikan kepada kawan-kawan kami yang telah meninggal dunia. Sampai hari ini, ada 97 petugas pemilu di Jateng yang gugur. Kami dalam posisi berduka, namun bagaimanapun proses ini haru tetap berjalan," tegas Ketua KPU Jateng Yulianto Sudrajat, Minggu (12/5/2019) dini hari.

Usai proses penetapan rekapitulasi hasil pemilu, para peserta rapat pleno terbuka yang terdiri dari anggota KPU, Bawaslu, Forkompimda Jateng dan para saksi mengikuti deklarasi damai. Deklarasi damai tersebut dilakukan oleh FKUB Jateng yang dipimpin oleh Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Darodji.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama rombongan juga datang ke Kantor KPU Jateng, Jl Veteran Kota Semarang untuk menyaksikan jalannya sidang pleno. Mereka tiba pukul 24.00 WIB dan rela menunggu proses rekapitulasi yang baru selesai pada pukul 01.30 WIB.

"Saya terus memantau sejak awal, laporan terus diberikan dan alhamdulillah sekarang sudah digedok. Semua berjalan relatif tidak ada yang ribut, tidak ada yang ramai dan semua berjalan lancar. Mudah-mudahan ini jadi contoh berdemokrasi dengan adem, ayem dan semua menerima dengan sikap yang kesatria," kata Ganjar. (kha)

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini