Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sri Lanka Terapkan Jam Malam Setelah Kekerasan Anti-Muslim Menyebar

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Selasa, 14 Mei 2019 |08:21 WIB
Sri Lanka Terapkan Jam Malam Setelah Kekerasan Anti-Muslim Menyebar
Salah satu masjid di Kota Kiniyana jadi sasaran kemarahan. (Foto: Reuters)
A
A
A

Foto: AFP

Pasukan keamanan Sri Lanka melakukan pemeriksaan di sudut ibu kota Colombo, Senin (13/05), setelah jam malam diberlakukan di seluruh pelosok negara itu. (Foto: Lakruwan Wanniarachchi/AFP)

Insiden kekerasan juga dilaporkan terjadi di kota Hettipola, di mana sedikitnya tiga toko dilaporkan dibakar.

Jumlah populasi di Sri Lanka sekitar 21 juta jiwa, sekitar 10% di antaranya Muslim, sedangkan pemeluk Kristen sekitar 7,6%. Mayoritas penduduk Sri Lanka memeluk Buddha.

Polisi menyalahkan dua kelompok Islam setempat atas serangan bom bunuh diri pada hari Minggu Paskah. Kelompok yang menyebut dirinya sebagai Negara Islam atau ISIS menyatakan terlibat, tetapi tidak memberikan rincian.

Keadaan darurat mulai diberlakukan setelah serangan di mana tentara dan polisi diberi kewenangan secara penuh untuk menahan dan menangkap tersangka dalam jangka waktu yang lama.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement