Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sri Lanka Terapkan Jam Malam Setelah Kekerasan Anti-Muslim Menyebar

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Selasa, 14 Mei 2019 |08:21 WIB
Sri Lanka Terapkan Jam Malam Setelah Kekerasan Anti-Muslim Menyebar
Salah satu masjid di Kota Kiniyana jadi sasaran kemarahan. (Foto: Reuters)
A
A
A

Salah satu masjid di kota Kiniyama yang menjadi target serangan, termasuk dua sepeda motor yang diparkir di dekatnya. (Foto: Reuters)

Di kota Chilaw, yang mayoritas penduduknya beragama Katolik, toko-toko dan masjid milik warga Muslim setempat diserang, menyusul unggahan di Facebook yang ditulis oleh seorang warga Muslim setempat, yang dianggap sebagai ancaman.

Pria yang menulis unggahan tersebut, seorang pengusaha Muslim berusia 38 tahun, telah ditangkap.

Seorang pria meninggal akibat luka tusukan setelah sekelompok orang menyerang usaha bisnisnya di Distrik Puttalam, di wilayah barat laut Sri Lanka.

Pemerintah Sri Lanka telah memblokir sejumlah platform media sosial dan aplikasi pengiriman pesan, termasuk Facebook dan Whatsapp, agar kekerasan tidak menjalar.

"Saya mengimbau semua warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang salah. Pasukan keamanan bekerja untuk menangkap teroris dan memastikan keamanan negara," kata perdana menteri melalui Twitter.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement