Pasukan keamanan Sri Lanka melakukan pemeriksaan di sudut ibu kota Colombo, Senin (13/05), setelah jam malam diberlakukan di seluruh pelosok negara itu. (Foto: Lakruwan Wanniarachchi/AFP)
Pada Senin dini hari, Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe mengimbau agar masyarakat bersikap tenang dengan mengatakan bahwa kerusuhan saat ini menghambat upaya penyelidikan serangan bulan lalu.
Jam malam yang berlaku tujuh jam mulai berlangsung Pukul 21:00 waktu setempat.
Di kota Kiniyama di wilayah barat laut, jendela dan pintu masjid dihancurkan.
Serangan itu dipicu oleh sekelompok orang yang menuntut penggeledahan sebuah bangunan setelah tentara memeriksa sebuah danau di dekatnya untuk mencari senjata api, demikian laporan kantor berita Reuters.
