nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Edarkan Sabu dan Ekstasi, Sastrawan Dituntut 15 Tahun Penjara

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 11:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 15 244 2055904 edarkan-sabu-dan-ekstasi-sastrawan-dituntut-15-tahun-penjara-97IaDr8r6D.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

DENPASAR – Didakwa atas dugaan menjadi pengedar sabu dan ekstasi, terdakwa I Putu Adi Sastrawan dituntut pidana penjara selama 15 tahun.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Arthana di hadapan majelis hakim pimpinan I Made Pasek, menyatakan perbuatan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dalam Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dikatakan perbuatan terdakwa itu dinilai bersalah mengedarkan 63,58 gram netto sabu dan 94 butir ekstasi. Selain dituntut 15 tahun penjara, terdakwa juga dituntut pidana denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan.

“Terdakwa I Putu Adi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkah narkotik golongan I dalam bentuk bukan tanaman,” kata jaksa mengutip balipost.com, Rabu (15/5/2019).

Mendengar putusan itu, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar akan mengajukan pembelaan dalam sidang berikutnya.

Sabu. (Ilustrasi/Dok Ist)

Diuraikan jaksa dari Kejati Bali itu, pada 17 Januari 2019 pukul 18.00 Wita terdakwa dihubungi seseorang bernama GS. Terdakwa disuruh mengambil paketan yang di dalamnya berisi narkotik jenis sabu di Jalan Mertanadi di bawah pohon palem berupa kotak makanan yang di dalamnya berisi sabu-sabu seberat 30 gram. Kemudian sabu-sabu tersebut dipecah sebanyak 10 paket.

Setelah dipecah terdakwa memasukkannya ke bungkus rokok. Selanjutnya ditaruh dalam tas pinggang dan sisanya dimasukkan ke dalam kresek hitam. Terdakwa kemudian menempel barang di sekitar Jalan Tukad Badung, Renon, Denpasar.


Baca Juga : Gerebek Rumah Bandar Narkoba, BNN Amankan 17 Kg Sabu di Banda Aceh

Selanjutnya terdakwa diperintahkan GS menempel di sekitaran Jalan Gunung Soputan. Lewat tengah malam pukul 00.10 Wita ketika menempel itulah terdakwa didatangi dan ditangkap petugas dari Polda Bali.

Hasil pengembangan hingga ke rumahnya, di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, di kamar tidurnya di sebelah rak televisi petugas kembali menemukan kresek berisi ekstasi sebanyak 94 butir. Ditemukan juga alat isap sabu atau bong dan timbangan elektrik.


Baca Juga : BNNP Bangka Belitung Amankan 6 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini