JAKARTA - Kepala Pusat Pelaporan Transaksi dan Analisa Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin, mengatakan pihaknya saat ini masih menelusuri laporan transaksi keuangan yang mencurigakan saat Pemilu 2019. Badaruddin mengungkap ada banyak laporan aliran keuangan yang janggal pada Pemilu 2019.
Sebagaimana hal tersebut dibeberkan Badaruddin usai menghadiri acara buka puasa bersama dengan para penegak hukum lainnya di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pada hari ini, Jumat (17/5/2019).
"Bahwa ada laporan transaksi keuangan mencurigakan, laporan transaksi keuangan tunai, tapi itu sifatnya laporan dari pihak pelapor. Dalam hal ini, penyedia jasa keuangan maupun penyedia jasa barang ataupun jasa yang lainnya," ungkap Badaruddin.

Baca Juga: PPATK Sebut Ada 143 Transaksi Mencurigakan di Pilkada 2018 Angkanya Fantastis