nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lawan Aksi Turun ke Jalan, Ganjar Ajak Warga Jateng Mengaji pada 22 Mei

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 14:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 17 512 2056971 lawan-aksi-turun-ke-jalan-ganjar-ajak-warga-jateng-mengaji-pada-22-mei-2bArwSmKrs.jpg Ganjar Pranowo (Okezone)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan turut serta turun aksi di Jakarta pada 22 Mei. Momentum tersebut menurut Ganjar lebih baik digunakan untuk ngaji dan silaturahmi karena bertepatan dengan malam Nuzulul Quran atau turunnya Alquran.

Ganjar mengatakan Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan instruksi agar semua kepala daerah untuk mengurangi kemungkinan-kemungkinan yang bisa menyulut konflik sosial. Bahkan, TNI-Polri juga memberi arahan agar masyarakat di daerah tidak terpancing provokasi dengan berangkat ke Jakarta.

 Baca juga: KPK : Caleg Terpilih yang Tidak Lapor Harta Kekayaan Terancam Tak Dilantik

"Kemarin kita dikumpulkan Pak Mendagri dan menerima arahan dari TNI Polri. Untuk mengurangi konflik-konflik sosial. Disarankan dari daerah tidak perlu ke Jakarta karena proses sedang berjalan," kata Ganjar, Jumat (17/5/2019).

 Ganjar Pranowo

Terkait dengan hasil pemilihan presiden, Ganjar mengatakan semua telah dilakukan sesuai prosedur. Mulai dari C1 sampai rekapitulasi hasil penghitungan suara. Menurut Ganjar, saat C1 ditandatangani tidak ada saksi yang menolak, justru malah ada yang tidak punya saksi. Ketika kemudian sudah berjalan dan melahirkan gejolak di tengahnya, maka harus diikuti dinamikanya. Namun jalur konstitusional mesti tetap dijaga.

 Baca juga: Arief Poyuono Jelaskan soal Seruan Tidak Bayar Pajak

"Dari proses yang sudah ada, kita ini ibarat lari maraton yang mau masuk finish, jangan keluar dari jalan, dari track yang sudah ada. Kita juga melihat, apa-apa yang tidak disepakati, karena mungkin ada yang dianggap tidak sesuai, maka ada koridornya. Saksi sudah bekerja mulai C1 ditandatangani, penghitungan mulai dari TPS sudah bertingkat sekarang sudah masuk ke Jakarta semua. Tentu ada penjenjangan," katanya.

Ganjar mengajak seluruh warga Jateng untuk menyimak pengumuman hasil Pemilu 2019 oleh KPU pada 22 Mei. "Itu belum penentuan pemenang lho ya. Baru hasil akhir belum penetapan," katanya.

 Baca juga: Tolak People Power, Gerakan BEM Jakarta Sebut Banyak Dampak Negatifnya

Namun demikian Ganjar punya rencana lain pada hari itu. Karena bertepatan dengan malam Nuzulul Quran, Ganjar memilih ngaji dan ngumpul bareng Forum Kerukunan Umat Beragama di Wisma Perdamaian.

"Kalau tidak salah tanggal itu sekaligus peringatan Nuzulul Quran. Kita ngaji saja yuk, Saya ingin membuat pengajian besar dan kita ingin libatkan pasca pengajian itu ngumpul bersama FKUB agar semua bisa berkumpul dengan riang gembira," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini