WAKIL Kanselir Heinz-Christian Strache mengundurkan diri, Sabtu (18/5), setelah dua surat kabar Jerman—Der Spiegel dan Sueddeutsche Zeitung–memuat video yang memperlihatkan dirinya menawarkan kontrak negara kepada seorang penyokong dana asal Rusia.
Strache, Sabtu 18(/5/20190, mengatakan dia merupakan "korban serangan politik terarah." Namun, ia mengaku bahwa aksinya dalam video itu "bodoh dan keliru."
Para pengamat politik mengatakan skandal itu menimbulkan pertanyaan mengenai koalisi yang berkuasa.
Koalisi itu terbentuk antara Partai Kebebasan yang menaungi Strache yang bersikap anti-imigrasi dan Partai Rakyat yang menaungi Kanselir Sebastian Kurz yang berhaluan kanan tengah.
Baca Juga : Austria Wanti-Wanti Warganet Jauhi Tantangan Mencium Sapi yang Viral
Kedua politisi itu belum berkomentar tentang masa depan aliansi mereka.
Baca Juga : Pemimpin Pemerintahan Tertua dan Termuda di Dunia Bertemu di Wina, Ini yang Mereka Bicarakan
(Erha Aprili Ramadhoni)