JAKARTA - Polres Metro Jakarta Barat telah berkoordinasi dengan Densus 88 untuk mendalami dugaan kecenderungan radikalisme dari seorang pilot salah satu maskapai penerbangan swasta nasional yang menyebarkan ujaran kebencian via media sosial.
Pilot berinisial IR tersebut dibekuk oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, di Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu 18 Mei.
"Sejak awal kami berkoordinasi dengan Densus 88 untuk mendalami apakah ada kecenderungan radikalisme dari pilot ini," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, di Mapolres Metro Jakarta Barat, seperti dikutip Antaranews, Senin (20/5/2019).
(Baca Juga: Polisi Temukan Postingan Bernarasi Teror dari Pilot yang Ditangkap)
Hengki juga mengatakan, pihaknya akan mempelajari lebih lanjut peran IR dalam ujaran kebencian tersebut. "Akan kami dalami apakah yang bersangkutan ini narasi yang ada di dalam Facebook-nya itu murni yang buat bersangkutan, apakah ada memang yang membuat lalu disebarkan secara masif," ujar Hengki.