nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pakistan Uji Coba Misil Pembawa Hulu Ledak Nuklir

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 16:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 24 18 2059956 pakistan-uji-coba-misil-pembawa-hulu-ledak-nuklir-C1LEwISFyh.jpg Roket Shaheen II milik Pakistan. Foto/Reuters

ISLAMABAD - Pakistan menyatakan telah berhasil melakukan ‘latihan peluncuran’ sebuah misil balistik yang mampu membawa hulu ledak konvensional dan nuklir hingga jarak 1.500 kilometer.

Kegiatan tersebut berlangsung di tengah-tengah ketegangan militer yang meningkat antara Pakistan dan negara tetangganya, India, dan dianggap para pengamat sebagai bagian dari upaya Islamabad untuk mengimbangi investasi besar-besaran New Delhi dalam perangkat keras dan kemajuan militer lainnya.

Setelah roket berjarak menengah Shaheen II buatan India ditembakkan ke arah Laut Arab, Kamis (23/5), juru bicara militer Mayjen Asif Ghafoor mengatakan bahwa yang ditembakkan adalah misil berkapabilitas tinggi yang memenuhi sepenuhnya kebutuhan strategis Pakistan untuk mempertahankan stabilitas penangkalan yang diinginkan di wilayah itu.

Ghafoor menyatakan bahwa kepala unit militer yang mengawasi program nuklir negara itu menyaksikan latihan peluncuran tersebut bersama dengan para pejabat senior, ilmuwan dan insinyur.

Presiden Arif Alvi dan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan juga menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian tersebut, lanjutnya.

Pakistan telah melakukan uji penembakan misil berkemampuan nuklir Shaheen III dengan daya jelajah hingga 1.700 mil, yang memungkinkannya menghantam seluruh penjuru India dan menjangkau Timur Tengah, termasuk Israel.

Peluncuran hari Kamis itu berlangsung sehari setelah Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi berbicara sebentar dengan sejawatnya dari India Sushma Swaraj, di sela-sela pertemuan negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Shanghai di Kyrgyzstan. Menyusul apa yang ia sebut interaksi informal dengan Swaraj, Qureshi mengatakan ia menyampaikan kesiapan Pakistan untuk terlibat dalam dialog dengan India untuk menyelesaikan semua masalah bilateral melalui perundingan.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini