"Israel memiliki kepentingan bertahan hidup di Uni Eropa yang mengejar kebijakan ramah Israel. Garis ini telah menjadi kontroversial di antara anggota Uni Eropa. Kemenangan partai-partai politik yang dekat dengan FPO dapat memulai perubahan haluan di sini dan membawa Uni Eropa secara keseluruhan menjadi jajaran yang lebih kritis terhadap Israel, "klaimnya.
Dua surat kabar Jerman pada 17 Mei melaporkan Strache, pimpinan partai nasionalis FPO, dan asistennya Johann Gudenus telah membahas penawaran urusan bisnis dengan seorang wanita, yang kemudian ternyata memiliki kewarganegaraan Latvia, dengan imbalan liputan media yang ramah.
Percakapan diduga terjadi di Ibiza pada musim panas 2017.
Wanita itu dilaporkan berusaha menginvestasikan uang ilegal ke surat kabar terbesar Austria, Kronen Zeitung. Dia dikatakan telah membahas untuk mencondongkan liputan medianya demi FPO, secara efektif meningkatkan peluang Strache dalam pemilihan umum 2017.
Kebetulan, video itu ditahan selama hampir dua tahun dan muncul hampir sepekan sebelum pemilihan Parlemen Eropa. Adam percaya itu bukan kebetulan, mengingat "kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya" dari partai-partai sayap kanan dan bahwa Strache memainkan "peran sentral" dalam blok sayap kanan dengan FPO-nya.
(Rahman Asmardika)