Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Satgas Yonif 126 Bangkitkan Listrik Tenaga Surya di Banda yang Dihuni 107 KK

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 29 Mei 2019 |05:03 WIB
Satgas Yonif 126 Bangkitkan Listrik Tenaga Surya di Banda yang Dihuni 107 KK
Prajurit TNI bangkitkan tenaga listrik di Banda (Foto: Puspen TNI)
A
A
A

JAKARTA - Setelah setahun tidak beroperasi karena mengalami kerusakan, Satgas Pamtas Yonif 126/Kc membangkitkan kembali PLTS yang manfaatnya dirasakan oleh 107 Kepala Keluarga di Kampung Banda.

Hal tersebut disampaikan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Yonif 126/KC Letkol Inf Mulyo Junaidi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/5/2019).

Diungkapkan Mulyo, PLTS yang dibangun pemerintah di wilayah perbatasan yang ada di Kabupaten Keerom pada umumnya rusak sehingga tidak lagi beroperasi karena tidak ada perawatan dan tidak ada yang dapat memperbaiki ketika ada kerusakan.

"Seperti halnya juga PLTS di Kampung Banda yang dibangun pada tahun 2016 dengan kapasitas 30 KWP sudah setahun tidak beroperasi. Padahal PLTS ini sangat strategis bagi Kampung yang paling dekat dengan batas Negara RI dan PNG dan dibutuhkan oleh 107 KK," ujarnya.

Prajurit TNI bangkitkan tenaga listrik di Banda

Akibat tidak beroperasinya PLTA selama kurun waktu setahun, sambungnya, mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu. "Anak-anak belajar pada malam hari tidak bisa dan sebagian masyarakat harus mengeluarkan biaya yang mahal dengan menggunakan Genset semakin menambah beban kehidupan masyarakat," kata dia.

Lebih lanjut Mulyo mengatakan, dengan melihat keadaan Kampung Banda yang darurat listrik serta adanya permintaan masyarakat kepada Satgas, maka kita (Satgas) hadir untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

"Kita bentuk Tim yang dipimpin Danton Kom Letda Munthe beserta 5 orang teknisi yang sudah berpengalaman memperbaiki PLTS Ampas. Tahap awal dilakukan dengan memeriksa satu persatu komponen PLTS , diketahui beberapa perangkat pecharger baterai sudah rusak kemudian diadakan perbaikan," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement