Agus menjelaskan, Aditia mengalami luka di sejumlah tempat. Dan yang paling mengkhawatirkan itu luka di belakang telinga. Ada 4 jahitan di belakang telinga.
Baca Juga : Eks Kasatreskim Polres Wonogiri Dikenal Ramah dan Selalu Ucapkan Salam
Sementara itu salah satu pelaku pengeroyokan berinisial AP (17) mengaku sangat menyesali perbuatannya itu. Dirinya datang ke lokasi perseteruan setelah mendapatkan pesan dari Whatsapp grup PSHT.
"Begitu saya membaca pesan kalau ada penyerangan PSH Winongo saya langsung ke lokasi. Terus begitu melihat Kasatreskrim, saya pun ikut memukul bagian kaki dengan menggunakan bambu. Saya tidak tahu kalau yang saya pukul itu anggota polisi Soalnya waktu itu kondisinya gelap," ujarnya lirih.
Selain menghadirkan para pelaku pengeroyokan, polisi pun menghadirkan pelaku tersangka dari organisasi PSH Terate (PSHT). Sehingga total yang dihadirkan sebanyak 15 orang.
Baca Juga : Soal Percepatan Munas, Bappilu Golkar Kalimantan: Bisa Jadi Benih Perpecahan Baru
(Erha Aprili Ramadhoni)