"Yang pasti polisi itu harus bertindak. Kalau ada yang mau menjarah masa polisi tidak bertindak karena polisi harus pro aktif," ucap dia
Dia menambahkan, dalam pemahamannya, demokrasi dan hukum harus berjalan selaras dan tidak bisa terus menerus memaksakan kehendak. "Sebab jika masing masing pihak memaksakan kebenaran, sistem demokrasi serta ideologi pancasila sama saja sia sia. Buat apa kita ribut ribut terus tidak ada untungnya. Silahkan kembalikan kepada ranah hukum untuk menyelesaikannya," urai Mahfud.
Sementara Imam Besar Masjid Istiqlal Nassarudin Umar menyayangkan perilaku serta omongan para tokoh masyarakat yang justru menggelorakan perlawanan dan bukan ketenangan. Nassarudin berharap agar kedepan tidak ada lagi gerakan yang selalu membawa agama namun kemudian malah berujung pada kericuhan.
"Jadikan kasus kemarin sebagai pelajaran jangan gampang pakai bahasa agama melegitimasi sebuah kepenmtingan subjerktif. Kita juga jangan mudak terpancing menanggapi seseorang atau kelopmpok yang menggunakan bahasa agama karena potensi menimbulkan persoalan panjang," kata Nassarudin.
Baca Juga: Pengacara: Soenarko Tidak Pernah Mengangkut Senjata M16