Ia mengatakan, malaria yang umum juga dialami anggota TNI yang bertugas di Papua. Waktu 10 hari merupakan penderitaan yang sangat berat bagi anak sekecil Alfianus.
"Oleh karenanya, setiba di rumah Alfinus, anggota segera minta izin kepada orangtuanya untuk mengevakuasi (Alfinus). Setelah mendapatkan izin, Alfinus yang telah dipasang infus, digendong dari rumah menuju Sungai Mamberano untuk dievakuasi ke puskesmas," terang Agus.
"Satu anggota menggendong Alfinus dan satu lagi memegang infus menuju speed boat yang berada di sungai. Alhamdulillah setelah menempuh perjalanan sekira 3 jam, Alfinus dapat dievakuasi ke Puskesmas (Benawa). Semoga Alfinus dapat dirawat dan sembuh, jika tidak, maka harus dievakuasi ke Kota/Kabupaten Mamberamo Raya yang hanya dapat ditempuh dengan pesawat," tambah Agus.
Dia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap warga Kampung Dorman, selain Alfianus terdapat beberapa warga yang harus dievakuasi karena mengalami sakit diare, batuk, dan gatal-gatal yang lama tanpa adanya perawatan.
