nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seminggu Tak Keluar Kamar, Penghuni Kosan Ditemukan Tewas Tergeletak

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 22:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 12 510 2065800 seminggu-tak-keluar-kamar-penghuni-kosan-ditemukan-tewas-tergeletak-A88jy4AwFD.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

YOGYAKARTA - Bau busuk yang menyengat gegerkan warga Prawirodirjan Gondomanan Yogyakarta, Rabu (12/06/2019) siang. Setelah ditelusuri aroma tak sedap itu berasal dari sebuah kamar kost milik salah seorang warga. Ternyata sumber bau bangkai itu merupakan jasad salah seorang penghuni kost yang telah meninggal dunia di dalam kamar sekitar dua hari lalu.

Rumah kost tersebut milik Dwianto Martono (50). Siang tadi ia dibangunkan istrinya, Sri Wulantari (74) dan disuruh untuk memeriksa kamar yang disewa Hendra (31) warga Banda Aceh. Penghuni ini sudah hampir seminggu tak kelihatan keluar dari kamar.

Dwianto dengan ditemani kerabatnya kemudian menuju ke kamar tersebut dan saat pintu diketuk tak ada jawaban dari dalam. Mereka lalu mengintip dari lubang ventilasi dan melihat penghuni kost tersebut sudah tergeletak kaku di atas lantai dengan kondisi tanpa mengenakan celana.

 Mayat

Kapolsekta Gondomanan, AKBP I Nengah Lotama mengungkapkan petugas bersama tim kesehatan Puskesmas setempat segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan tersebut. Dari hasil pemeriksaan tak ditemui adanya tanda-tanda kekerasan dari tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas dan tim kesehatan serta Inafis, korban meninggal dunia tidak ada tanda kekerasaan baik menggunakan senjata tumpul maupun senjata tajam. Diperkirakan korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya,” ungkap I Nengah Lotama didampingi Kasi Humas Polsekta Gondomanan Aiptu Aris.

Korban baru sebulan yang lalu menyewa kamar di rumah kost tersebut. Pria yang diketahui bekerja di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Jalan Urip Sumoharjo Yogyakarta ini sejak sebelum Lebaran tak terlihat keluar dari kamar.

Ia juga sempat mengeluh kepada Ketua RW jika tengah sakit dan sedang dalam perawatan di salah satu rumah sakit di Yogya. Dari hasil rekaman medis rumah sakit tersebut tertanggal 10 Mei 2019, korban diketahui positif mengidap salah satu penyakit mematikan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini