nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Identitas 16 Korban Tewas Kapal Tenggelam di Sumenep

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 14:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 18 519 2067816 ini-identitas-korban-tewas-kapal-tenggelam-di-sumenep-f361qUIGN2.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SURABAYA - Sebanyak 16 penumpang korban kapal motor Arin Jaya yang ditemukan meninggal dunia sudah diketahui identitasnya. Mereka meliputi Zahra (29), Hanisah (30), Susi (30), Noer Pajriah (28), Ummatun (27), Elin (2) yang semuanya warga Guwa-Guwa, Kecamatan Ra'as.

Disusul Idama (26) warga Jalan Biduri, Hatija (45), Suliha (25), Herliana (41) warga Kelurahan Pulau Laut Utara Kecamatan Kota baru Hilir, Kabupaten Kota Baru Propinsi, Kalimantan Timur. Disusul Rahawiyah (63), Massama (60), Ratnawari (30) warga Kalibaru Barat, RT.10 RW 8 Kelurahan Cilincing, Kecamatan Kalibaru, Jakarta Utara.

 Baca juga: Tewaskan 15 Orang, Pencarian Korban Hilang Kapal Arin Jaya Terkendala Ombak Tinggi

Kemudian Wahyu (3) warga Kecamatan Ra'as, terakhir putri dari Miskam dan Fajiyah berusia 4 tahun. Belasan jenazah ini berada di kamar mayat RSUD Sumenep. Setelah itu akan diserahkan pada keluarga duka.

"Update korban laka laut sebagai berikut. Jumlah penumpang sebanyak 60 penumpang. Korban selamat 39 penumpang. Sedangkan korban meninggal dunia 16 penumpang," terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Selasa (18/6/2019).

Kapal tenggelam

 Baca juga: Begini Kronologi Kapal Motor Arin Jaya Tenggelam di Perairan Giliyang Sumenep

Menurut Barung, korban yang dinyatakan masih hilang dalan peristiwa tenggelamnya kapal perahu motor Arin Jaya ini sebanyak 5 penumpang. Saat ini petugas sedang mencari terhadap kelima penumpang yang hilang itu.

Seperti diketahui, Kapal Motor Arin Jaya tenggelam di perairan antara pulau Sapudi-pulau Giliyang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jatim pada Senin (17/6/2019) sekira pukul 07.00 WIB.

Kapal itu berangkat dari pelabuhan Guwa-Guwa, Kecamatan Ra'as, Sumenep dengan nahkoda dua orang yakni Arim dan Marwi. Sesampai di perairan antara Sapudi-Giliyang, kapal motor milik Arim ini disapu ombak besar. Akibatnya kapal terguling kurang lebih 1 jam dan tenggelam. Puluhan penumpang tercebur ke laut.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini