nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Persilakan Amnesty International Serahkan Temuan Dugaan Pelanggaran HAM di Aksi 21-23 Mei

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 26 Juni 2019 09:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 26 337 2070989 polri-persilakan-amnesty-international-serahkan-temuan-dugaan-pelanggaran-ham-di-aksi-21-23-mei-oudbuC5Eh9.jpg Aksi 22 Mei di depan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Mabes Polri mempersilakan Amnesty International Indonesia menyerahkan temuannya terkait dugaan oknum personel Brimob melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap demonstran serta orang-orang yang berada di sekitar lokasi kericuhan pada 21–23 Mei 2019 ke Tim Investigasi Gabungan.

"Monggo saja hasilnya diserahkan Tim Investigasi Gabungan untuk didalami," Kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (26/6/2019).

(Baca juga: Amnesty International Ungkap Dugaan Pelanggaran HAM oleh Polisi pada Aksi 21-23 Mei)

Ia mengatakan, jika semua hasil investigasi sudah terkumpul, Polri bersama lembaga terkait akan mengumumkan kepada publik. "Nanti hasilnya akan dirilis bersama dengan Komnas HAM, Ombudsman, dan Kompolnas," tegasnya.

Aksi 22 Mei di depan Bawaslu. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

Sebelumnya peneliti dari Amnesty International Indonesia Papang Hidayat mengatakan, setelah viral video diduga belasan personel Brimob melakukan penyiksaan di Kampung Bali, Jakarta Pusat, pada 23 Mei 2019, pihaknya terjun ke lapangan untuk melakukan investigasi.

(Baca juga: 20 Wartawan Jadi Korban Kekerasan Aksi 22 Mei, Terburuk sejak Reformasi)

Papang menyebutkan, pihaknya telah mengindetifikasi sedikitnya ada empat korban di Kampung Bali. Ada beberapa oknum personel Brimob yang melakukan kekerasan terhadap demonstran dan masyarakat setempat.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini