Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sebut Kamp Penahanan Muslim Uighur Sebagai "Institusi Pelatihan", Menteri Agama Malaysia Dikritik

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 02 Juli 2019 |14:42 WIB
Sebut Kamp Penahanan Muslim Uighur Sebagai
Foto: Reuters.
A
A
A

“Tidak ada yang salah dalam mencari investasi dari China atau negara lain. Tapi kemudian ada garis yang harus ditarik ketika datang ke hak asasi manusia,“ katanya dalam komentar di situs berita Malaysiakini.

Mujahid membela tindakannya, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kunjungannya ke China "melibatkan aspek-aspek lain".

Aspek itu termasuk “membangun jaringan kerja sama global Malaysia-China untuk bertukar pandangan dan informasi tentang isu-isu seperti perdamaian, agama,” katanya.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement