MANADO – Gempa susulan kembali terjadi dengan magnitudo 4,2 pada pukul 00.39.13 Wita yang berlokasi 0,60 LU – 126,21 BT, 129 km barat daya Ternate, Maluku Utara, pada kedalaman 10 km. Gempa tersebut merupakan yang kedelapan kalinya.
Kepala BPBD Sitaro Bob Wuaten mengatakan, di Siau terpantau tidak ada kenaikan tinggi air laut, tapi di Tagulandang terjadi kenaikan air laut.
Baca juga: BMKG Nyatakan Peringatan Tsunami Gempa M7,0 Maluku Utara Berakhir
"Pantauan di Pelabuhan Buhias ada kenaikan air laut 30–50 cm," ujar Wuaten, Senin (8/7/2019).
Di kawasan Megamas terlihat warga berkumpul di bibir pantai melihat kondis air laut. Sementara BMKG sudah mengeluarkan rilis bahwa peringatan dini tsunami telah dicabut.
Baca juga: BMKG Mutakhirkan Gempa Ternate Menjadi Berkekuatan M7,0
"Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa magnitudo 7,0, tanggal 7 Juli 2019, pukul 22.08.42 WIB, dinyatakan telah berakhir," ujar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Edward Henry Mengko.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.