nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Kembali Periksa Petinggi PT Lloyd's untuk Tersangka RJ Lino

Jum'at 12 Juli 2019 11:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 12 337 2077946 kpk-kembali-periksa-petinggi-pt-lloyd-s-untuk-tersangka-rj-lino-N46a9eo6jT.jpg

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Senior Surveyor ‎PT Lloyd's Register Indonesia, Abidin Ali Mursidin, pada hari ini, Jumat (12/7/2019). Abidin akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Pemanggilan pemeriksaan terhadap petinggi ‎PT Lloyd's Register Indonesia‎ tersebut untuk mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) pada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo II) yang menyeret mantan Direktur Utamanya (Dirut), Richard Joost Lino (RJ Lino).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RJL," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

Baca Juga: Usut Korupsi RJ Lino, KPK Panggil Petinggi PT Lloyd's Register Indonesia 

Sebelumnya, ‎KPK juga memanggil Business Development Manager PT Lloyd's Register Indonesia, Darobi Syafi'i sebagai saksi untuk tersangka RJ Lino, pada Kamis 11 Juli 2019. Namun, Darobi Syafi'i mangkir alias tidak hadir dalam pemanggilan pemeriksaan tersebut.

KPK

Sekadar informasi, Richard Joost Lino tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan tiga QCC PT Pelindo II pada anggaran 2010. Dia diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenangnya untuk meperkaya diri sendiri serta koorporasi.

RJ Lino diduga melakukan penunjukan langsung perusahaan asal China, Wuxi Huadong Heavy Machinery Co, Ltd dalam pengadaan tiga QCC yang dianggap sebagai penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga: Di Depan Wakil Rakyat, Ketua KPK Berjanji Bakal Tuntaskan Kasus RJ Lino 

Atas perbuatannya, RJ Lino disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

(Ari.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini