nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Geledah Rumah Dinas Gubernur Kepri, KPK Sita Kardus Berisi Uang dan Dokumen

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 19:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 12 337 2078189 geledah-rumah-dinas-gubernur-kepri-kpk-sita-kardus-berisi-uang-dan-dokumen-CIPIMkRycs.jpg Rumah dinas Gubernur Kepri (Bunga Ashap/MNC Media)

JAKARTA – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) di Tanjungpinang, untuk mencari barang bukti kasus suap terkait izin proyek reklamasi yang menjerat Gubernur Nurdin Basirun sebagai tersangka.

Selain Kantor Gubernur, KPK juga menggeledah rumah dinas gubernur Kepri, Kantor Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri dan Kantor Kepala Bidang Perikanan Tangkap Kepri, Jumat (12/7/2019).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penggeledahan tersebut bagian dari penyidikan dugaan suap terkait izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Riau 2018-2019 dan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan.

“Dari rumah dinas (Gubernur) Kepulauan Riau, KPK menemukan sejumlah dokumen serta 13 tas dan kardus berisi uang dalam mata uang rupiah dan asing. Kami sedang melakukan proses perhitungan terhadap uang tersebut,” kata Febri kepada wartawan di Jakarta.Febri Diansyah

Febri Diansyah (Rizky/Okezone)

Di lokasi lain, lanjut Febri, KPK mengamankan dokumen-dokumen terkait perizinan proyek reklamasi.

Baca juga: Jadi Tersangka Suap, Gubernur Kepri Ditahan KPK

KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus suap izin proyek reklamasi di Kepri, setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan pada Rabu 10 Juli 2019.

Baca juga: Kronologi OTT Gubernur Kepri Terkait Suap Reklamasi

Mereka Nurdin Basirun, Kadis Kelautan dan Perikanan Kepri Edy Sofyan, Kabid Perikanan Tangkap Kepri Budi Hartono dan pihak swasta Abu Bakar. Semuanya sudah ditahan untuk memudahkan penyidikan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini