nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ambil Dompet Tercecer Berisi Rp10 Juta, Ibu dan Anak Masuk Penjara

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 12:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 12 340 2077945 ambil-dompet-tercecer-berisi-rp10-juta-ibu-dan-anak-masuk-penjara-uQEaKJVmlA.jpg Kedua pelaku yang membawa kabur dompet yang tercecer di jalan. (Foto: Istimewa)

KOBAR - Ibu dan anak di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobad), Kalteng harus mendekam di balik jeruji besi karena membawa kabur dompet berisi uang Rp10 juta dan hape milik orang yang terjatuh di jalan.

Kedua pelaku adalah Jumailia (37) dan Raden Zenith (27), warga Jalan Kawitan II, RT 05 Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel). Sedangkan pemilik dompet bernama Monifah (24), warga Jalan Natai Arahan, RT 24, Kelurahan Baru.

Saat kejadian Pukul 09.00 WIB, Jumat 8 Maret 2019, Monifah mengendarai sepeda motor melintasi Jalan Kawitan. Ia tidak menyadari bahwa dompet warna abu-abu berisikan satu HP Vivo Y95 dan uang tunai Rp10 juta miliknya terjatuh.

“Baru sesaat kemudian korban tersadar kalau dompetnya jatuh dan berbalik arah untuk mengambil dompetnya itu. Belum sempat diambil, ada dua laki-laki dan satu wanita terlihat mengambilnya. Korbanpun mengejarnya tapi akhirnya kehilangan jejak para pelaku dan kemudain korban melapor ke Polres Kobar,” ujar Kasat Reskrim Polres Kobar, AKP Tri Wibowo kepada sejumlah wartawan, Jumat (12/7/2019).

Ilustrasi.

Satelah empat bulan melakukan penyelidikan, baru pada Sabtu (9/7/2019) polisi berhasil meringkus dua pelaku yang merupakan ibu dan anak.

“Yang pertama kita tangkap adalah sang anak bernama Raden saat santai di terminal bis. Di tangan Raden didapati barang bukti Hape merk Vivo Y95 milik korban,” ujarnya.

Setelah dilakukan interogerasi, pelaku mengakui bahwa HP tersebut diperoleh dari ibu pelaku yakni Jumailia.

“Dan sang ibu kita tangkap di rumahnya. Pengakuan sang ibu uang Rp10 juta sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk membeli lemari es. Dan selanjutnya pelaku berserta barang bukti dibawa ke Kantor Satreskrim.”

Barang bukti yang berhasil di amankan berupa atu HP Vivo Y95 warna merah, satu unit satu buah motor matik dan satu buah kulkas. “Pelaku kita jerat menggunakan Pasal 362 tentang Pencurian dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” kata Tri Wibowo.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini