nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Pertama Sekolah, PNS DKI Diizinkan Telat Ngantor untuk Antar Anak

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 13 Juli 2019 04:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 13 338 2078300 hari-pertama-sekolah-pns-dki-diizinkan-telat-ngantor-untuk-antar-anak-YT1gyzZF1h.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat Antar Anak ke Sekolah (foto: Ist)

JAKARTA - Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta diberi dispensasi waktu masuk kerja untuk mengantar anaknya pergi ke sekolah saat hari pertama sekolah yang jatuh pada Senin, 15 Juli 2019 mendatang. PNS DKI diberi kelonggaran waktu masuk kantor hingga pukul 09.30 WIB.

Kebijakan itu diatur di dalam Surat Edaran Nomor 54/SS/2019 tentang izin mengantar anak sekolah pada hari pertama sekolah. SE ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah pada hari ini, Jumat (12/7/2019).

Baca Juga: Juli 2019, Serapan APBD DKI Baru Capai 33 Persen 

"Mendorong tumbuhnya pembelajaran yang lebih positif dan menyenangkan serta mendorong interaksi antara anak, orang tua, guru di sekolah guna menjalin komitmen bersama dalam mengawal pendidikan anak pada tahun ajaran 2019-2020 yang dimulai pada tanggal 15 Juli 2019," bunyi edaran surat yang dilihat Okezone.

Menggunakan Sepeda Motor Anies Baswedan Antar Anak Sekolah 

Pemprov DKI menilai perilaku orang tua mengantar sang buah hati ke sekolah pada hari pertama akan menciptakan interaksi dan komunikasi yang baik antara orangtua dan guru.

"Dengan demikian bisa terjadi komitmen bersama dalam mengawal pendidikan anak pada tahun ajaran 2019-2020," lanjut isi surat tersebut.

Namun, seluruh PNS diharuskan mengurus izin terlebih dahulu kepada kepada atasannya sebelum mengantar anaknya ke sekolah. Pemberian izin juga harus mempertimbangkan ketuntasan pekerjaan dan kelancaran pelayanan publik.

Atasan langsung dan atau pejabat pengelola kepegawaian masing-masing perangkat daerah atau unit kerja pada perangkat daerah melakukan pengawasan dalam pelaksanaan pemberian izin.

Baca Juga: Ganjil-Genap Seperti saat Asian Games Diminta Kembali Diterapkan di Jakarta


(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini